SOAL-SOAL AKUNTANSI
Tampilkan postingan dengan label kasus akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasus akuntansi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 April 2015
Selasa, 30 Desember 2014
transaksi mata uang asing
sebuah perusahaan multi nasional pasti sering melakukan transaksi antar negara, seperti pembelian barang dagang dan sejenisnya, penjualan atau lebih pasnya IMPOR DAN EKSPOR. dengan demikian pasti menggunakan mata uang asing donk,, nah erikut salah satu contoh transaksinya..
1. diketahui PT. ABC melakukan penjualan celana jeans ke importir asal korea pada tnggal 15 januari 20x1, seharga Rp 74.000.000,- pada sasat kurs KRW 1 = Rp 1.850,- pelunasan dalam rupiah dilakukan pada tanggal 15 maret 20x1 pada saat kurs krw 1 = rP 1.800,-. BUATLAH JURNAL TRANSAKSI NYA
JAWABAN :
JURNAL :
15 Jan --- Account Receivable Rp 74.000.000
Sales Rp 74.000.000
KET : (mencatat penjualan dalam rupiah, jumlah ini Setara dengan KRW 40.000 (74.000.000. : 1850 )
15 maret --- Kas Rp 72.000.000
Kerugian TMUA Rp 2.000.000
Acc. Receivable Rp 74.000.000,
KET : (pelunasan dalam rupiah ketika pada tanggal tsb kurs KRW 1 = Rp 1.800, maka nilai transaksi = 40.000 x 1.800 = 72.000.000 rupiah )
sehingga PT. ABC mengalami kerugian dari transaksi sebesar Rp 2.000.000, karena pada awal transaksi piutang diakui sebesar 74.000.000 rupiah tetapi pada saat piutang diterima, hanya diakui 72.000.000 rupiah.
2. pada tanggal 8 maret, PT Global membeli produk wol dari New Zealand senilai 7000 dolar New Zealand (NZ$) . KURS ADALAH NZ$ 1 = Rp 7.680 pada tanggal 8 maret Rp 7.660 pada saat pembayaran tgl 1 mei
JAWAB :
8 MARET --- Persediaan wol Rp 537.600.000,-
acc. payable Rp 537.600.000,-
KET : nilai tersebut setelah ditranslasikan dari 7000 x Rp 7.680 )
1 MEI ---- Hutang dagang Rp 1.400.000
Keuntungan transaksi mata uang asing Rp 1.400.000,-
(selisih antara pertukaran kurs saat transaksi dengan pelunasan)
Account payable Rp 53.620.000,-
mata uang asing Rp 53.620.000,-
pembayaran hutang dagang oleh pPT. Global dalam NZ$ : 7000 x Rp.7.660
Sumber kasus : aKUNTANSI keuangan lajutan buku 2 pers. indonesia Richard E. Baker dkk th. 2012
SEMOGA BERMANFAAT YA ....
1. diketahui PT. ABC melakukan penjualan celana jeans ke importir asal korea pada tnggal 15 januari 20x1, seharga Rp 74.000.000,- pada sasat kurs KRW 1 = Rp 1.850,- pelunasan dalam rupiah dilakukan pada tanggal 15 maret 20x1 pada saat kurs krw 1 = rP 1.800,-. BUATLAH JURNAL TRANSAKSI NYA
JAWABAN :
JURNAL :
15 Jan --- Account Receivable Rp 74.000.000
Sales Rp 74.000.000
KET : (mencatat penjualan dalam rupiah, jumlah ini Setara dengan KRW 40.000 (74.000.000. : 1850 )
15 maret --- Kas Rp 72.000.000
Kerugian TMUA Rp 2.000.000
Acc. Receivable Rp 74.000.000,
KET : (pelunasan dalam rupiah ketika pada tanggal tsb kurs KRW 1 = Rp 1.800, maka nilai transaksi = 40.000 x 1.800 = 72.000.000 rupiah )
sehingga PT. ABC mengalami kerugian dari transaksi sebesar Rp 2.000.000, karena pada awal transaksi piutang diakui sebesar 74.000.000 rupiah tetapi pada saat piutang diterima, hanya diakui 72.000.000 rupiah.
2. pada tanggal 8 maret, PT Global membeli produk wol dari New Zealand senilai 7000 dolar New Zealand (NZ$) . KURS ADALAH NZ$ 1 = Rp 7.680 pada tanggal 8 maret Rp 7.660 pada saat pembayaran tgl 1 mei
JAWAB :
8 MARET --- Persediaan wol Rp 537.600.000,-
acc. payable Rp 537.600.000,-
KET : nilai tersebut setelah ditranslasikan dari 7000 x Rp 7.680 )
1 MEI ---- Hutang dagang Rp 1.400.000
Keuntungan transaksi mata uang asing Rp 1.400.000,-
(selisih antara pertukaran kurs saat transaksi dengan pelunasan)
Account payable Rp 53.620.000,-
mata uang asing Rp 53.620.000,-
pembayaran hutang dagang oleh pPT. Global dalam NZ$ : 7000 x Rp.7.660
Sumber kasus : aKUNTANSI keuangan lajutan buku 2 pers. indonesia Richard E. Baker dkk th. 2012
SEMOGA BERMANFAAT YA ....
Jumat, 28 November 2014
contoh soal tentang operasi cabang
tips untuk membuat soal ialah kita harus cari dulu jawabannya agar nantik pas nentuik angka-angka yang akan dikasuskan itu g kacau,, atau sesuai . naah gampang -gamapang susah lo,, bikinnya. ni kita berhasil bikin satu kasus,, lengkap transaksi nya ..
KASUS ADVANCE : TRANSAKSI
OPERASI PERUSAHAAN CABANG DAN PUSAT
1.
PT. MYRIL yang berlokasi di
jakarta mendirikan cabang di batusangkar dengan mengirimkan kas dan peralatan
masing-masingnya Rp 15.000.000 dan 7.500.000
2.
Selama tahun 2014 Kantor
pusat dan cabang membeli persediaan barang dagang senilai 100.000.000 dan 50.000.000
dari pihak eksternal secara kredit
3.
Selama tahun berjalan,
kantor pusat mentransfer persediaan ke cabang batusangkar dengan total harga
transfer 80.000.000. harga perolehan persediaan kantor pusat senilai 60.000.000
4.
Kantor pusat menjual
persediaan senilai Rp 30.000.000 kepada pihak eksternal dengan harga Rp 45.000.000
selama tahun berjlan dan piutang yang berhasil ditagih Rp 32.000.000 . cabang
batusangkar menjual persediaan senilai 50.000.000 dengan harga Rp 73.000.000
dan berhasil menagih piutang sebesar 55.000.000. dari sejumlah persediaan yang
dijual cabang batusangkar, senilai 40.000.000 dibeli dari pihak cabang.
5.
Cabang batusangkar
mengembalikan investasi yang pernah
diterima dari pusat sebesar 9.000.000
6.
Kantor pusat mengeluarkan
beban penyusutan sebesar 2.500.000 dan beban operasi lainnya sebesar Rp
2.000.000
7.
Kantor cabang mencatat
beban operasi selama tahun berjalan sebesar 3.000.000
8.
Kantor pusat mengumumkan
dan membayar dividen sebesar 5.000.000 di akhir periode akuntansi.
JAWABAN
a. Jurnal umum kantor pusat dan cabang
POS
|
KANTOR PUSAT
|
KANTORCABANG
|
||
Investasi di Cabang Batusangkar
Kas
Peralatan
|
22.500.000
|
15.000.000
7.500.000
|
Kas
Peralatan
Kantor Pusat
|
15.000.000
7.500.000
22.500.000
|
Persediaan
Hutang dagang
|
100.000.000
|
100.000.000
|
Persediaan
Hutang dagang
|
50.000.000
50.000.000
|
Investasi Cabang
Persediaan
Laba yang belum
Teralisasikan
|
80.000.000
|
60.000.000
20.000.000
|
Persediaan
Kantor pusat
|
80.000.000
80.000.000
|
Piutang Dagang
Penjualan
HPP
Persediaan
Kas
Piutang dagang
|
45.000.000
30.000.000
32.000.000
|
45.000.000
30.000.000
32.000.000
|
Piutang Dagang
Penjualan
HPP
Persediaan
Persediaan-Kantor
Pusat
Kas
Piutang dagang
|
73.000.000
73.000.000
50.000.000
10.000.000
40.000.000
55.000.000
55.000.000
|
Kas
Investasi cabang
|
9.000.000
|
9.000.000
|
Kantor Pusat
Kas
|
9.000.000
9.000.000
|
Beban penyusutan
Akumulasi penyusutan
Beban operasi
Kas
|
2.500.000
2.000.000
|
2.500.000
2.000.000
|
Beban operasi
kas
|
3.000.000
3.000.000
|
Dividen diumumkan
Kas
|
5.000.000
|
5.000.000
|
||
Laba antar Perusahaan yang
Belum terealisasikan
Laba terealisasi atas
Pengiriman k cabang
|
15.000.000
|
15.000.000
|
||
JURNAL PENUTUP
|
||||
Investasi di Cabang
Laba Cbang Batusangkar
|
20.000.000
|
20.000.000
|
Penjualan
B.
HPP
B.
Operasi
Ikhtisar R/L
|
73.000.000
50.000.000
3.000.000
20.000.000
|
Penjualan
Laba Cabang Batusangkar
Laba terealisasi dari pengiriman
B. HPP
B. Operasi
B. Penyusutan
Ikhtisar
L/R
|
45.000.000
20.000.000
15.000.000
|
30.000.000
2.000.000
2.500.000
45.500.000
|
Ikhtisar
R/L
Kantor Pusat
|
20.000.000
20.000.000
|
Ikhtisar
R/L
SALDO Laba
|
45.500.000
|
45.500.000
|
||
Saldo
Laba
Dividen Diumumkan
|
5.000.000
|
5.000.000
|
||
Langganan:
Postingan (Atom)